Rossi Didukung Audi Untuk Tetap di Ducati

Rossi Didukung Audi Untuk Tetap di DucatiAudi, pemilik baru Ducati, menjanjikan proyek ambisius untuk mengembalikan daya saing tim itu.

Menjelang akhir kontraknya bersama Ducati tahun ini, Valentino Rossi mengindikasikan ingin tetap bersama tim itu setelah pemilik baru, produsen mobil asal Jerman Audi, menjanjikan “proyek ambisius” untuk membuat motornya kembali kompetitif.


Audi mengambil alih Ducati bulan April dan bos perusahaan tersebut, Rupert Stadler, bertemu secara pribadi dengan Rossi waktu Grand Prix Jerman di Sachsenring akhir pekan kemarin.

Pembalap Italia itu mengatakan dirinya merasa optimis setelah melakukan pembicaraan langsung dengan bos Audi.

"Aku bicara langsung dengan bos Audi, mereka punya keinginan kuat untuk mendukung Ducati di masa depan agar bisa memperoleh kembali daya saingnya," kata Rossi seperti dilansir Autosport.
"Ini proyek yang sangat ambisius dan aku menyukainya – dan mereka melibatkan aku."

Tentang proyek itu sendiri, Rossi mengungkapkan dirinya lebih suka kalau tim tetap menggunakan motor yang sekarang dan mengoreksi kesalahan-kesalahan yang ada, daripada merancang casis yang sama sekali baru.

"Menurutku hal yang cerdas untuk dilakukan adalah melakukan perbaikan secara bertahap pada motor yang sudah kami punya, karena memulai lagi dengan proyek yang sama sekali baru biasanya memakan waktu lebih lama daripada yang lainnya," kata juara dunia tujuh kali di kelas premier itu.


"Kami perlu mengambil hal-hal positif dari motor yang kami miliki sekarang, tapi yang paling penting adalah mengatasi hal-hal negatif yang membuat kami kehilangan waktu. Selama beberapa bulan terakhir, aku sendiri dan timku telah memberi indikasi-indikasi yang jelas, jadi kami perlu bekerja berdasarkan itu.”

"Dalam pendapatku akan lebih cerdas kalau kita bekerja tahap demi tahap supaya bisa kompetitif lagi, daripada membalikkan keadaan lagi."
Ketika ditanya apakah kehadiran Audi bisa membawa perubahan dengan cepat, Rossi menukas: "Sayangnya tidak, karena Audi membuat mobil bukan motor, dan mereka juga tak punya tongkat sihir.”

"Kami selanjutnya akan ke Mugello, mari berharap kami bisa membalap dengan baik. Aku selalu bisa melewati dengan baik di sana jadi mudah-mudahan kami bisa bekerja lebih baik karena itu akan jadi balapan kandang.”